Sunday, January 10, 2010

no more lies .

Kemaren gue udah mengatakan segalanya pada dia. I mean, SEGALANYA, berarti nggak ada lagi yang gue tutup-tutupin dari dia. Segala aib gue, perasaan gue, kemarahan gue, dendam gue, semuanya gue kasihtau. Yeah, semacam mengupas abis-abisan semua yang selama ini gue sembunyiin.

Dan yang paling membuat gue puas di sini adalah ... dia sama sekali nggak marah.
Photobucket


Jadi begini ceritanya. Suatu malem, gue mengirimkan message fb kepada dia, yang bunyinya :
"Eh , lo mau dikasihtau rahasia nggak?"

Tepat kemaren pagi, dia udah membalas, katanya "Apaa?"
Yeah, sesingkat itu.
Kemudian gue nge-chat bersama dia, dan mulailah, segalanya gue umbar di depan dia. Tentu aja, yang gue umbar itu adalah rahasia gue sendiri. Gue seneeeng banget karena ternyata dia samasekali nggak marah. Dia baik-baik aja, malah. Tenang, santai, cool, kayak biasanya aja.

Yang mengejutkan adalah, ternyata dia udah lama tau rahasia gue itu. Tapi mungkin karena sekarang gue ngomongin langsung di depan dia, jadi dia lebih percaya.

Mungkin chat historynya nggak akan gue kasihtau di sini, karena ini cuma rahasia gue dan dia. Gue aja nggak yakin bakal nyeritain ini ke sahabat-sahabat gue.
Pokoknya, intinya, sekarang hati gue udah lega karena dia udah tau semuanya. Dan gue nggak perlu pura-pura lagi kalo ketemu dia di sekolah. :)
Photobucket

Photobucket

That's it.

No comments

© v i v i d b l a c k
Maira Gall